Pengembangan dan perbaikan system
informasi bukan langkah yang mudah dilakukan. Kompleksitas dan dinamika
komponen system informasi tidak mudah diatur dan dikendalikan.
Pengembangan Sistem Informasi lebih
dikenal dengan System Development Life Cycle (SDLC) yang terdiri dari empat
aktivitas yaitu :
Analisis
- Mengamati dan Menganalisa Sistem yang sudah ada/yang
sedang berjalan
- Mengusulkan Sistem yang Baru sesuai dengan system yang
sedang berjalan.
- Menginventaris temuan terhadap kelemahan system yang
ada.
Design
Konsep dan Fisik
Design konsep berkaitan dengan
system Analisis dan pemilihan berbagai alternative pengembangan dan perbaikan,
sedangkan fisik menekankan pada realisasi pada design konsep yang dilakukan.
Implementasi dan Konversi
Setelah selesai realisasi perbaikan,
maka akan dilanjutkan dengan melakukan implementasi. Implementasi tidak
terlepas dari proses konversi yaitu Replacement system yang lama dengan system
baru. Ada beberapa metode konversi antara lain :
Cut Off. Menggantikan secara
keseluruhan dari system yang lama dengan system yang baru.
Paralel. Sistem yang lama dan baru
dijalankan secara bersamaan hingga system baru dapat diterima.
Sebagian. Menjalankan system yang baru pada
area yang baru secara bertahap dan tidak menggangu pada system yang di tempat
lama sampai system yang baru dapat diterima ditempat yang baru.
Operasi dan Pemeliharaan
Setelah selesai maka akan dilakukan
operasi system yang baru dan harus dilakukan pemeliharaan (maintenance) sehingga
system dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan permintaan. Untuk
mempermudah didalam melakukan pengembangan system informasi, wajib dilakukan
dokumentasi dengan baik. Dokumentasi mulai dilakukan sejak dari tahap analisis
sampai system benar2 diterima dan dapat digantikan dengan system yang lama. Hal
yang harus didokumentasikan antara lain :
- Inventaris
Temuan Masalah yang di hadapi.
- Buku
Panduan Software
- Prosedur
Penggunaan system per masalahan
- Hubungan
dan Keterkaitan system yang dibangun
