RZ: Saya akan Lewati Hari-Hari Berat

Senin, 11 Februari 20130 komentar


Gubernur Riau Rusli Zainal mencurahkan isi hati dalam pidato apel upacara pada Senin (11/2) pagi di hadapan ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di halaman kantor Gubernur Riau. Rusli berulang kali mengatakan musibah yang menimpanya saat ini cukup berat dan akan menghadapi hari-hari yang berat pascaditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka korupsi.

Rusli Zainal disangkakan sebagai pemberi sekaligus penerima suap proyek PON Riau dan penyalahgunaan izin kehutanan. "Jujur saya katakan cukup berat berbagai musibah yang menimpa saya ini," ucap Rusli Zainal yang mengenakan pakaian safari dan berkaca mata hitam saat berpidato sebagai pembina upacara.

Rusli mengatakan apel upacara kali ini sebenarnya sama dengan apel rutin biasanya, kecuali yang berbeda pada dirinya. "Saya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Yang terjadi pada saya tidak menurunkan spirit melaksanakan tugas program pembangunan Riau," ujarnya. Menurut Rusli, pada saat penetapan dirinya tersangka oleh KPK pada Jumat (8/2), ia sempat diberitakan menghilang. Padahal dirinya sedang bekerja dinas di Jakarta untuk mempersiapkan Islamic Solidarity Games (ISG).

"Ketika peristiwa itu saya sedang berada di Jakarta. Itu hari Sabtu, hari libur, saya disebut menghilang. Musibah saya ini benar cukup berat saudara-saudara sekalian," ungkapnya.

Ia melanjutkan kalau dirinya tidak memberikan pernyataan di media, ia dibilang menghilang. "Saya masih berdiri tegak berada di antara masyarakat saya dan saya tidak ke mana-mana. Sebagai politikus dan pemimpin saya menyadari benar risiko dalam mewujudkan pembangunan Riau," ujar Rusli dengan tangan kelihatan gemetar melipat kertas teks pidato.

Rusli melanjutkan masa kepemimpinan selama dua periode atau selama hampir 10 tahun sejak 2003-2013, Riau mengalami kemajuan yang pesat. "Hampir 10 tahun bersama-sama membangun Riau. Hasilnya seperti kita lihat ini. Yang kita capai hari ini, saya tahu masih banyak yang belum diwujudkan," ujar Rusli. Rusli juga memohon maaf sebesar-besarnya karena sebagai manusia juga memiliki keterbatasan. Dia tidak akan pernah merasa sakit hati kepada pihak-pihak yang selama ini kerap mendorong dirinya jatuh menjadi tersangka.

"Saya sudah cukup kenyang dengan berbagai keadaan menimpa saya. Yakinlah di masa akhir jabatan saya. Saya menyatakan saya tidak akan pernah merasa sakit hati. Rasa pengabdian yang tinggi untuk melaksanakan bagi Riau, Tuhan akan mencatat sebagai ibadah," ungkap Rusli. Rusli juga menyinggung soal komitmennya mendukung KPK dan pemberantasan korupsi. "Sejak kali pertama menjabat pada 2004 saya bersama-sama Ketua KPK waktu itu Pak Taufiequrachman Ruki mengumpulkan seluruh kepala daerah dan DPRD di Riau meneken pakta integritas. Riau juga yang paling banyak menggunakan tenaga akuntan. Ada 200 akuntan demi transparansi," ungkapnya.

Ke depan untuk menyambut momen besar ISG pada Juni 2013, Rusli meminta perhatian seluruh jajarannya untuk mendapat mensukseskan event bersejarah dan amanah bertinta emas bagi Provinsi Riau. "Meski saya nanti tidak memimpin sebagai Ketua ISG pada Juni, saya meminta lanjutkan. Ada 5.000 atlet dari 40 negara Islam yang berkumpul di Riau," ungkapnya.

Setelah apel upacara selesai, Gubernur Riau Rusli Zainal lalu melayani acara ramah-tamah saling bersalaman dengan para PNS. Saat menyalami PNS, Rusli tampak tak kuasa menahan tetesan air mata yang jatuh di pipi meski berusaha tegar sambil tersenyum dan ditutupi kaca mata hitam.

Sumber : Metrotvnews.com



Share this article :
 
Support : http://mutiara-florist.blogspot.com | www.pendidikanriau.com
Copyright © 2014. ARMEN SAPUTRA, S.Kom - Hak Cipta Dilindungi UU