Gubernur Riau Rusli Zainal

Senin, 11 Februari 20130 komentar


Gubernur Riau Rusli Zainal, tersangka kasus korupsi Pekan Olahraga Nasional Riau 2012 dan izin Hutan Tanaman Industri, tidak dapat menahan haru tatkala dipeluk dan diciumi oleh puluhan pegawai dan masyarakat Riau, seusai apel pagi di halaman kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Senin (11/2/2013) pagi. Matanya berkaca-kaca, tetapi tidak lama kemudian dia membuka kacamata dan menyeka air mata yang mengalir di pipinya.

Hampir selama setengah jam, Rusli tertahan di lapangan apel melayani, menerima salaman, pelukan, dan ciuman di pipi kanan dan kirinya. Mulanya Rusli tampak tegar, tetapi cuma sesaat saja. Ketika seorang ibu yang dikenalnya dengan baik menangis dan memeluknya, Rusli sudah tidak dapat lagi menahan air matanya. Isak tangis pun mewarnai suasana apel pagi itu. Tidak sedikit ibu-ibu yang tersedu-sedu, meratap, dan mengeluarkan air mata.

Dalam sambutannya, Rusli meminta maaf kepada semua masyarakat atas pekerjaan yang belum sempat diselesaikannya dalam membangun Riau. "Sebagai manusia, saya memiliki keterbatasan. Banyak yang menghakimi, namun banyak pula yang mendukung saya. Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Riau. Masih banyak yang belum dapat saya wujudkan dalam membangun Riau," tuturnya.

Suasana apel pagi itu memang sedikit berbeda dibanding hari biasanya. Peserta apel tampak lebih berjubel dibandingkan hari biasa. Bukan hanya pegawai berpakaian Hansip berwarna hijau, melainkan puluhan anggota masyarakat, terutama ibu-ibu berkerudung, berdiri di pinggir lapangan apel. Halaman parkir mobil di dalam kompleks kantor Gubernur Riau penuh sesak. Ratusan mobil memenuhi sekeliling jalan di samping dan di belakang kantor Gubernur. Jalan Sudirman di depan kantor Gubernur macet saat Rusli menyampaikan pidato.

Rusli mengungkapkan, status tersangka yang disematkan KPK kepadanya merupakan musibah yang sangat berat buat dirinya dan keluarganya. Dia meminta warga Riau berdoa agar dia dan keluarganya dapat tabah menghadapi cobaan itu.

Sumber : http://regional.kompas.com
Share this article :
 
Support : http://mutiara-florist.blogspot.com | www.pendidikanriau.com
Copyright © 2014. ARMEN SAPUTRA, S.Kom - Hak Cipta Dilindungi UU