Cina Tambah Emas

Minggu, 29 Juli 20120 komentar


Cina meraih medali emas kelima di ajang Olimpiade 2012. Atlet menembak wanita Guo Wenjun menambah dominasi Cina di London. Dalam pertandingan final cabang menembak Senapan Angin 10 meter putri yang berlangsung di Royal Artillery Barracks, London, Minggu (29/7/2012), Guo berhasil meraih medali emas setelah mengumpulkan 488.1 poin dalam pertandingan final ini.

Atlet menembak dari Prancis Celine Goberville, mendapatkan medali perak dengan torehan 486.6 poin. Sedangkan atlet dari Ukraina bernama Olena Kostevych, mendapatkan medali perunggu dengan jumlah poin yang sama. Sebagaimana diberitakan Reuters, Cina berhasil memenangkan tujuh medali di ajang Olimpiade, sekaligus memuncaki klasemen sementara. Sedangkan bagi Prancis dan Ukraina, ini merupakan medali pertama mereka di Olimpiade.

Hasil 10 besar Senapan Angin:
1. Guo Wenjun (China) 488.1 poin
2. Celine Goberville (France) 486.6
3. Olena Kostevych (Ukraine) 486.6
4. Liubov Yaskevich (Russia) 486.0
5. Viktoria Chaika (Belarus) 485.2
6. Su Yuling (China) 484.6
7. Zorana Arunovic (Serbia) 483.5
8. Lenka Maruskova (Czech Republic) 482.6
9. Antoaneta Boneva (Bulgaria) 384.0
10. Jo Yong Suk (DPR Korea) 384.0

Performa gemilang kembali diperlihatkan atlet renang Emily Seebohm. Perenang asal Australia itu berhasil menciptakan sebuah rekor baru untuk renang 100 meter gaya punggung.
 
Dalam pertandingan yang berlangsung di Aquatic Center, Seebohm berhasil membuat catatan waktu 58.23 detik. Catatan yang dibuatnya itu sudah cukup untuk mengalahkan catatan lama atas nama Gemma Spofforth pada Kejuaraan Dunia Renang di Roma. Seebohm berhasil mengalahkan perenang muda Missy Franklin. Bintang baru di dunia renang asal Amerika ini mencatat waktu 59.37 detik. Sedangkan perenang Belinda Hocking berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 59.61.
 
Pertandingan final akan berlangsung pada Senin besok. Seebohm optimis bisa merebut medali emas di nomor 100 meter gaya punggung. Sebab, atlet renang berusia 20 tahun itu optimistis bisa berenang lebih cepat lagi. “Ini memang bukan tercepat yang bisa saya lakukan, tapi anda tidak pernah tahu apa yang bisa dilakukan orang lain. Catatan waktu itu sangat luar biasa. Ini menunjukkan tahun lalu bukan performa terbaik saya,” tegas Seebohm.
 
Sementara itu, Franklin sendiri tidak akan menyerah menghadapi Seebohm. “Anda tidak bisa membuang kesempatan yang ada, kami ada di Olimpiade,” lanjut perenang berusia 17 tahun tersebut, dikutip dari Eurosport, Minggu (29/7/2012). “Balapan dengan Seebohm memang sangat sulit dipercaya, tapi saya tidak memiliki kontrol atas dia dan begitu juga sebaliknya. Terpenting adalah saya mampu mengontrol diri sendiri,” tandasnya.


sumber : okezone
Share this article :
 
Support : http://mutiara-florist.blogspot.com | www.pendidikanriau.com
Copyright © 2014. ARMEN SAPUTRA, S.Kom - Hak Cipta Dilindungi UU