Selvia (20) seorang mahasiswi warga Jalan Pisang, Marpoyan Damai, Pekanbaru Kamis (17/1) sekitar pukul 20.00 sangat merasa cemas saat mengetahui dirinya telah diculik oleh empat laki-laki yang tidak dikenalnya dan satu lagi seorang mahasiswi inisial Dn yang dikenal korban. Beruntung dalam drama penculikan itu Selvia berhasil kabur saat pelaku lengah.
Tidak terima dengan ulah lima pelaku itu Selvia bergegas melapor ke kantor polisi. Dan kasusnya masih dalam penyelidikan polisi.
Selanjutnya Selvia coba melihat disekelilingnya dan ia melihat ada empat orang laki-laki yang tidak dikenalnya didalam mobil yang berhenti dibelakang Rumah Sakit Ibu dan Anak atau disamping Hutan Kota Jalan Ronggowasito. Dalam ketakutannya itu Selvia sempat pelaku melihat pelaku lainnya seorang wanita yang dikenalnya bernama Dn.
Sementara itu Selvia lebih memilih diam dan sambil melihat celah untuk menyelamatkan diri. Ketika Selvia mengetahui pelaku lengah, Selvia langsung kabur dan berhasil menyelamatkan diri. Berhasil menyelamatkan diri Selvia langsung melapor ke kantor polisi.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Hermansyah saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (20/1) membenarkan ada laporan penculikan tersebut secara tertulis dari jajaran Polresta Pekanbaru masuk ke Polda Riau, dam laporan masih dalam penyelidikan pihak reskrim jajajaran Polresta Pekanbaru. "Saat ini penyidik sudah memeriksa korban dan akan memanggil para saksi untuk diperiksa dan dimintai keterangan," kata Kabid.
Menurut penuturan Selvia dalam laporan tertulisnya, Kamis malam itu ia berdiri didepan Toko Buku Fajri Jalan A Yani menunggu seseorang. Tanpa diduga oleh Selvia, tiba-tiba muncul beberapa orang pria dari belakang menyekap mulut dan hidung korban. Hal itu tak pelak membuat korban pingsan. Setelah beberapa menit Selvia sadar dan ia spontan kaget saat mengetahui tangannya diikat dengan tali.
Kekagetan Selvia itu semakin bertambah saat ia menyadari ternyata dirinya tidak dipinggir jalan lagi melainkan didalam sebuah mobil yang akhirnya diketahui merek Avanza. Mengetahui dirinya diculik Selvia berniat ingin menelepon dan ternyata HP miliknya telah disita pelaku.
Melihat korban sudah sadar pelaku Dn langsung menghubungi nomor HP yang ada dipanggilan masuk HP Selvia, sambil mengatakan Selvia aman-aman saja dan tidak akan disakiti. Lalu pelaku mematikan HP.
