Lapindo Bayar Ganti Rugi, ATM Diserbu Warga

Jumat, 07 Desember 20120 komentar


Tercatat sejak Rabu (5 Desember 2012), PT Minarak Lapindo Jaya mulai melakukan proses pembayaran ganti untung kepada warga Sidoarjo yang menjadi korban semburan lumpur panas. Warga pun berbondong-bondong menyerbu ATM dan Bank BRI untuk mengambil uang atau sekadar mengecek transferan dananya sudah masuk atau belum.

Ibu Chayumi (55) yang mantan guru TK ini menyebutkan dana yang sudah diterima sebesar 70%.
Dulu aset saya dihitungnya Rp725 juta, yang sudah saya terima sekitar 500 jutaan lebih lah. Udah saya pakai buat bikin rumah di daerah Candi, ujar ibu Chayumi. Rumahnya sih lebih kecil.. tapi lumayan lokasinya jadi lebih deket ke kota, jadi lebih enak.

Sementara warga lainnya, Misbahudin mengungkapkan kelegaan hatinya. Ya, iyalah mas. Kalau dananya masuk kayak sekarang gini kan warga juga jadi tenang. Berarti ada niat baik dari sananya (PT Minarak Lapindo Jaya), ujar bapak dua anak ini. Berbeda dengan ibu Chayumi, Pak Misbahudin menggunakan dana ganti rugi yang diterimanya untuk menambah modal usahanya (home industry dengan 6 karyawan).

Sama sekalian dipake buat bayar biaya kuliah anak saya Mas, lanjut Pak Misbahudin. Satu di ITS (Surabaya), satu lagi di Brawijaya (Malang).

Seperti diberitakan olehokezone, selama ini proses pembayaran ganti rugi ini memang memakan proses yang panjang. Meski begitu progress-nya terus berjalan. Dari total 13.237 berkas (2007) saat ini hanya tersisa 3.757 berkas lagi.

Khoirul Huda,Sekretaris Gabungan Korban Lumpur Lapindo (GKLL), menjelaskan bahwa yang dibayarkan PT Minarak Lapindo Jaya saat ini (5-24 Desember 2012) adalah untuk1.757 berkas. Sementara sisa 2.000 berkas lainnya akan dilunasi awal tahun 2013.

Sumber : http://harcipto.blogdetik.com



Share this article :
 
Support : http://mutiara-florist.blogspot.com | www.pendidikanriau.com
Copyright © 2014. ARMEN SAPUTRA, S.Kom - Hak Cipta Dilindungi UU