Lebih dari 300 warga yang
tinggal di Kompleks Perumahan Witayu, Jalan Nelayan Ujung, Kecamatan Rumbai,
Pekanbaru, Riau, terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terendam banjir dengan
ketinggian lebih dari 60 centimeter.
"Untuk sementara ini warga yang
mengungsi akibat banjir di Perumahan Witayu ada sebanyak 300 keluarga,"
kata Anto, seorang petugas dari Dinas Sosial Riau yang berada di lokasi
bencana, Senin
Ratusan warga korban banjir
tersebut, tampak mengungsi ke tenda yang disiapkan pemerintah daerah itu. Namun
beberapa lainnya memilih untuk mengungsi ke rumah sanak keluarga yang tidak
terkena banjir.
Di tenda pengungsian ini, terpantau sejumlah
warga disibukan dengan aktivitas memasak dan menjalani perobatan yang
difasilitas oleh pemerintah daerah. "Warga korban banjir di sini diberikan fasilitas
perobatan secara gratis. Mulai dari obat penyakit kulit hingga diare yang
memang rentan menghinggapi para korban banjir," kata Yuda. Selama musim banjir di Perumahan Witayu, beberapa
warga juga mengaku telah terkena berbagai macam penyakit kulit, mulai dari
gatal-gatal dan lainnya.
Beberapa warga juga ada yang mengaku telah
terkena penyakit diare karena pola hidup menjadi tidak sehat selama banjir
melanda. "Harapan
kami, pemerintah dapat segera mengatasi masalah banjir ini. Jangan
berlarut-larut," kata Budiah, seorang warga korban banjir yang ditemui di
lokasi kejadian. Beberapa warga
korban banjir juga tampak menggalang dana untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka
sehari-hari selama musim banjir.
"Kami meminta-minta bantuan ke masyarakat karena selama banjir ini, aktivitas bekerja kami terganggu," katanya.
"Kami meminta-minta bantuan ke masyarakat karena selama banjir ini, aktivitas bekerja kami terganggu," katanya.
Penggalangan dana dilakukan warga korban banjir
tepat di pinggir jalan yang berjarak tidak jauh dari lokasi bencana. Banjir yang menggenangi Kompleks
Perumahan Witayu menurut sejumlah warga telah terjadi sejak beberapa pekan
terakhir.
Namun banjir kali ini merupakan yang terparah
sepanjang tahun 2012 mengingat luapan air Sungai Siak telah mencapai
rumah-rumah warga.Banjir besar itu diakui warga disebabkan turunnya
hujan deras pada Minggu (18/11) malam dan tatanan saluran pembuangan air yang
kurang bait dan tersumbat sampah-sampah rumah tangga.

