Lebih dari 300 warga Mengunsi Karena Banjir

Selasa, 20 November 20120 komentar


Lebih dari 300 warga  yang tinggal di Kompleks Perumahan Witayu, Jalan Nelayan Ujung, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terendam banjir dengan ketinggian lebih dari 60 centimeter.

"Untuk sementara ini warga yang mengungsi akibat banjir di Perumahan Witayu ada sebanyak 300 keluarga," kata Anto, seorang petugas dari Dinas Sosial Riau yang berada di lokasi bencana, Senin
Ratusan warga korban banjir tersebut, tampak mengungsi ke tenda yang disiapkan pemerintah daerah itu. Namun beberapa lainnya memilih untuk mengungsi ke rumah sanak keluarga yang tidak terkena banjir.

Di tenda pengungsian ini, terpantau sejumlah warga disibukan dengan aktivitas memasak dan menjalani perobatan yang difasilitas oleh pemerintah daerah. "Warga korban banjir di sini diberikan fasilitas perobatan secara gratis. Mulai dari obat penyakit kulit hingga diare yang memang rentan menghinggapi para korban banjir," kata Yuda. Selama musim banjir di Perumahan Witayu, beberapa warga juga mengaku telah terkena berbagai macam penyakit kulit, mulai dari gatal-gatal dan lainnya.

Beberapa warga juga ada yang mengaku telah terkena penyakit diare karena pola hidup menjadi tidak sehat selama banjir melanda. "Harapan kami, pemerintah dapat segera mengatasi masalah banjir ini. Jangan berlarut-larut," kata Budiah, seorang warga korban banjir yang ditemui di lokasi kejadian. Beberapa warga korban banjir juga tampak menggalang dana untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari selama musim banjir.

"Kami meminta-minta bantuan ke masyarakat karena selama banjir ini, aktivitas bekerja kami terganggu," katanya.

Penggalangan dana dilakukan warga korban banjir tepat di pinggir jalan yang berjarak tidak jauh dari lokasi bencana. Banjir yang menggenangi Kompleks Perumahan Witayu menurut sejumlah warga telah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

Namun banjir kali ini merupakan yang terparah sepanjang tahun 2012 mengingat luapan air Sungai Siak telah mencapai rumah-rumah warga.Banjir besar itu diakui warga disebabkan turunnya hujan deras pada Minggu (18/11) malam dan tatanan saluran pembuangan air yang kurang bait dan tersumbat sampah-sampah rumah tangga.
Share this article :
 
Support : http://mutiara-florist.blogspot.com | www.pendidikanriau.com
Copyright © 2014. ARMEN SAPUTRA, S.Kom - Hak Cipta Dilindungi UU