Para penjual souvenir di arena pertandingan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) mengeluhkan sepinya pembeli, sehingga banyak pedagang tersebut memilih untuk berhenti berjualan.
Andi misalnya, pedagang souvenir asal Siak ini mengaku sangat minim sekali pembeli di Peparnas tidak seperti saat PON lalu. Padahal dirinya sengaja membawa barang-barang seperti mainan gantungan kunci dan gelang-gelang tersebut dari Malaysia. "Paling sehari itu cukup untuk makan saja. Pokoknya pembelinya sedikit sekali, kita lihat juga memang penontonnya juga tidak seberapa,"ujar Andi Jumat (12/10/12).
Hal sama juga dirasakan Ridwan pedagang yang sengaja datang dari Kota Padang ini juga mengeluhkan sepinya pengunjung di dagangannya. Menurutny sangat berbeda jauh jika dibandingkan saat Pekan Olahraga Nasional dulu. "Kadang satu hari itu hampir tidak ada yang beli. Yang ada disini (arena pertandingan Atletik) cuma atlitnya saja, nggak ada penonton,"ujarnya.
Para pedagang souvenir ini terlihat berbaris didepan arena Venue atletik berbagai jenis dagangan mereka terlihat mulai dari gantungan kunci, replika simbol-simbol Riau seperti Jembatan Siak, tugu zapin hingga lukisan-lukisan dan baju kaos.
Sumber : tribun pekanbaru
