Arus balik yang diprediksi akan berpuncak pada H+7, Minggu (26/8/2012) kemarin ternyata benar-benar terjadi. ini terlihat di jalur bangkinang pekanbaru, sampai ke simpang garuda sakti pekanbaru, Simpang Baru, Panam yang menjadi gerbang masuknya para pemudik yang kembali ke daerah Riau dipadati ratusan kendaraan yang datang silih berganti pada sore hari. Bahkan sekitar pukul 16.30 hingga 18.30 kendraan tiada henti masuk ke Kota Pekanbaru dengan beramai-ramai.
Walau begitu ramai, namun tidak terlihat kemacetan di persimpangan tersebut. Menurut Kepala Pos Pengamanan Simpangbaru, Syafrizal, pihaknya telah menyusun sedemikian rupa, agar lalu lintas tetap berjalan lancar dan tertib. "Ini memang merupakan arus balik yang sangat dan amat ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kepadatan mulai menanjak pada pukul 16.30 sampai 18.30 WIB. Kita prediksikan pemudik yang balik malam akan masuk pada pukul 22.00 WIB. Biasanya tidak kalah ramai dengan ini. Kita memang sudah prediksi sebelumnya, karena itu kita tambah personil dari tujuh orang yang bertugas sebelumnya, menjadi 19 orang personil dari kepolisian untuk mengatur lalu lintas dan mengantisipasi kemacetan," terang Syafrizal kepada Tribun.
Menurut Syafrizal, pihaknya terpaksa harus membagi dua jalur bagi pengendara yang akan masuk ke Kota Pekanbaru. Jalur pertama adalah Jalan Soebrantas, dan jalur kedua Jalan Garuda Sakti. Hal ini terus dilakukan hingga arus balik selesai. "Kalau di Soebrantas ujung atau simpang Arengka sedang padat, maka jalur kita tutup sementara, dan pengandara masuk dari Garuda Sakti dengan berbelok ke arah kiri. Kalau sudah berkurang, maka hal sebaliknya yang kita berlakukan. Jadi semuanya dapat teratasi. Kami akan terus pantau sampai dini hari, karena berkemungkinan pemudik yang berangkat malam akan sampai pada dini hari," kata pria yang sehari-hari bertugas sebagai Kanit Sabara Polsek Kampar ini.
Syafrizal menambahkan, Minggu kemarin merupakan tugas terakhir baginya bersama personil lainnya di posko pengamanan selama arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri kali ini. Karena hari selanjutnya dinyatakan arus balik sudah tidak ada lagi. Syafrizal juga menjelaskan, pengendara yang paling banyak merupakan pengguna kendraan roda empat. "Hari ini merupakan hari terakhir kami bertugas di posko. Karena pada Senin (27/8/2012) arus balik sudah dinyatakan berakhir. Kalau dibandingkan yamng paling banyak adalah pengguna mobil. Perbandingannya tiga banding satu dengan sepeda motor. Kalau tahun lalu yang ramai memang sepeda motor, karena tahun lalu mereka dikawal pihak kepolisian dan pulang beramai-ramai, tahun ini sudah tidak lagi, " kata Syafrizal.
Tambahan bantuan personil untuk pos pengamanan di Simpang Baru Panam menurut Afrizal dimulai pada H-6, karena memang sudah diperkirakan pemudik akan mulai ramai saat itu dan memuncak pada H+7. "Bantuan berasal dari anggota Sabara Polresta Pekanbaru sebanyak delapan orang, dan empat personil lagi pembawa unit motor BM ikut disiagakan, jadinya kita ada 19 orang berjaga di masa puncak arus balik," tukas Syafrizal.
Selain pihak kepolisian, pihak dari TNI, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan, juga ikut bergabung untuk berjaga di sana. Satu unit ambulance pun juga disiapkan, walau sejauh arus balik dan mudik masih dalam suasana aman.
Selain di Simpang Baru Panam, posko pengamanan juga tersedia di Terminal Akap, Rumbai, Simpang Bingung, Ramayana, Sungai Duku, MTQ dan Simpang Tiga Bandara. posko ini mulai diadakan sejak 11 Agustus, dan berakhir tanggal 26 Agustus 2012 kemarin
sumber : pekanbaru.tribunnews
