Kota Pekanbaru saat ini sudah mulai tidak ramah lagi bagi warganya, aksi
jambret dan perampokan terus saja terjadi dijalan raya. Kali ini Jumat
(13/7) sekitar pukul 23.30 WIB yang menjadi korban perampokan dijalan
raya adalah warga negara asing asal Inggris. Akibatnya HP, Dompet dan
sepeda motor yang dibawa korban dibawa kabur oleh enam kawanan rampok.Sadisnya
lagi, kawanan rampok tersebut juga menganiaya korban yang diketahui
bernama Darren Willem B (39). Saat kejad ian itu korban dipukul dengan
kayu dan rantai, serta perut sebelah kiri Darren ditusuk dengan pisau
oleh pelaku.
Dalam laporan tertulis korban yang masuk ke Polda Riau dari Jajaran Polresta Pekanbaru, perampokan yang menimpa Darren Jumat tengah malam itu terjadi tepat di depan Global Bangunan Jalan Tuanku Tambusai. Malam itu Darren melintas dengan sepeda motor Honda Blade warna Silver BM 6782 miliknya di Jalan Tuanku Tambusai. Sesampainya didepan Toko Global Bangunan tiba-tiba korban dicegat oleh tiga sepeda motor dari arah kiri.
.
Tanpa diketahui korban satu pelaku langsung memukul korban dari belakang dan korban terjatuh. Melihat korbannya terjatuh kawanan rampok bertambah sadis mereka memukul Darren dengan kayu dan rantai. Bukan itu saja kawanan rampok juga menusuk perut sebelah kiri Darren dengan pisau. Hal tak pelak lagi membuat Darren terkapar.
Mengetahui mangsanya sudah tidak berdaya lagi satu pelaku mengambil HP disaku celana sebelah kiri korban dan dompet disebelah kanan saku celana Darren. Bukan itu saja pelaku juga membawa kabur sepeda motor korban.
Tak terima atas peristiwa itu, Sabtu (14/7) pagi dengan wajah penuh lebam dan mengenakan baju kaos orange Darren melapor ke Polresta Pekanbaru. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Adang Ginanjar saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/7) siang mengaku belum mengetahui peristiwa itu. "Saya belum mengetahui peristiwa itu, sebab sampai saat ini saya belum mendapat laporan dari anggota," ucapnya.
Sementara itu Kapolsek Bukit Raya Kompol Marto Harahap melalui Kanit Reskrim, AKP Dedi Suardi saat dikonfirmasi juga mengaku belum ada menerima laporan warga Inggris di rampok. "Kami belum ada menerima laporan itu, mungkin di Polresta. Jadi coba tanya langsung ke Polresta," ucapnya.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar ketika dikonfirmasi mengatakan, ia akan mengecek laporan itu. "Kalau memang ada kita akan segera menyelidikinya dan menangkap para pelakunya," ujar Arief. (www.tribunpekanbaru.com)
Dalam laporan tertulis korban yang masuk ke Polda Riau dari Jajaran Polresta Pekanbaru, perampokan yang menimpa Darren Jumat tengah malam itu terjadi tepat di depan Global Bangunan Jalan Tuanku Tambusai. Malam itu Darren melintas dengan sepeda motor Honda Blade warna Silver BM 6782 miliknya di Jalan Tuanku Tambusai. Sesampainya didepan Toko Global Bangunan tiba-tiba korban dicegat oleh tiga sepeda motor dari arah kiri.
.
Tanpa diketahui korban satu pelaku langsung memukul korban dari belakang dan korban terjatuh. Melihat korbannya terjatuh kawanan rampok bertambah sadis mereka memukul Darren dengan kayu dan rantai. Bukan itu saja kawanan rampok juga menusuk perut sebelah kiri Darren dengan pisau. Hal tak pelak lagi membuat Darren terkapar.
Mengetahui mangsanya sudah tidak berdaya lagi satu pelaku mengambil HP disaku celana sebelah kiri korban dan dompet disebelah kanan saku celana Darren. Bukan itu saja pelaku juga membawa kabur sepeda motor korban.
Tak terima atas peristiwa itu, Sabtu (14/7) pagi dengan wajah penuh lebam dan mengenakan baju kaos orange Darren melapor ke Polresta Pekanbaru. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Adang Ginanjar saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/7) siang mengaku belum mengetahui peristiwa itu. "Saya belum mengetahui peristiwa itu, sebab sampai saat ini saya belum mendapat laporan dari anggota," ucapnya.
Sementara itu Kapolsek Bukit Raya Kompol Marto Harahap melalui Kanit Reskrim, AKP Dedi Suardi saat dikonfirmasi juga mengaku belum ada menerima laporan warga Inggris di rampok. "Kami belum ada menerima laporan itu, mungkin di Polresta. Jadi coba tanya langsung ke Polresta," ucapnya.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar ketika dikonfirmasi mengatakan, ia akan mengecek laporan itu. "Kalau memang ada kita akan segera menyelidikinya dan menangkap para pelakunya," ujar Arief. (www.tribunpekanbaru.com)
