Hasil ini menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih

Senin, 16 Juli 20120 komentar

Pelatih Timnas U-22, Aji Santoso, berharap agar anak asuhnya dapat tampil maksimal dalam babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 kemarin. Namun hasilnya, Indonesia harus tersingkir untuk bisa tampil ke fase berikutnya.

Babak kualifikasi Piala Asia U-22 secara keseluruhan akan diikuti 41 negara yang dibagi ke dalam tujuh grup di Zona Timur dan Zona Barat. Indonesia berada di Grup E bersama dengan Jepang, Australia, Singapura, Makau, dan Timor Leste.  Skuad "Garuda Muda" pertama kali akan menghadapi Australia, Timor Leste, Macau, Jepang dan terakhir Singapura pada Minggu (15/7) kemarin. "Saya sudah menginstruksikan agar para pemain tidak gugup, lalu tampil lepas, tidak minder, dan konsentrasi menjalankan instruksi pelatih. Tapi hasilnya, kita gagal ke fase berikutnya. Hasil ini menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih," ujar Aji Santoso.

Aji menyadari kekurangan di dalam timnya yang berisikan sejumlah pemain muda yang minim pengalaman Internasional. Apalagi, dari total 23 pemain yang dibawa, tujuh hingga delapannya masih terhitung pemain amatir. Kalau pun ada pemain dari Indonesian Premier League (IPL), mereka juga jarang dimainkan. Jadi, memang pengalaman bertanding mereka sangat minim, hanya Andik saja yang mempunyai jam terbang tinggi.

Namun kegagalan ini, sebenarnya tidak bisa dilimpahkan begitu saja kepada tim pelatih. Karena memang kondisi sepakbola Tanah Air sedang tidak bagus, akibat konflik di tubuh PSSI. Karena itu, apapun hasil Timnas di Piala Asia ini, seharusnya menjadi tanggung bersama dan PSSI yang dinilai paling bertanggung jawab. Ke depan, diharapkan PSSI bisa melakukan pembinaan yang lebih matang, agar Indonesia bisa bersaing di level Asia dan level dunia. (www.tribunpekanbaru.com)
Share this article :
 
Support : http://mutiara-florist.blogspot.com | www.pendidikanriau.com
Copyright © 2014. ARMEN SAPUTRA, S.Kom - Hak Cipta Dilindungi UU