LSI menyatakan bahwa pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) unggul dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012.

Rabu, 11 Juli 20120 komentar

Berdasarkan hasil hitung cepat, Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan bahwa pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) unggul dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012. Pasangan Jokowi-Ahok bersaing ketat dengan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli atau Foke-Nara. Jokowi-Ahok memperoleh suara sebesar 42,20 persen, sedangkan Foke-Nara 34,29 persen.

Burhanuddin Muhtani, Direktur Komunikasi LSI, mengungkapkan hal tersebut di Kantor Lembaga Survei Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat. "Berdasarkan persentasi data yang masuk sebesar 80 persen, saya rasa data sudah cukup stabil dan posisi sudah tidak mungkin berubah. Yaitu Jokowi-Ahok di posisi satu dan Foke-Nara di posisi dua," ujarnya.

Ditambahkannya pula bahwa pilkada kali ini akan menjadi dua putaran. "Data ini menunjukkan satu hal. Yaitu, tidak ada pasangan yang bisa menang satu putaran.", "Kejutan berasal dari Jokowi yang selama ini disurvei oleh lembaga-lembaga survei berada di posisi dua, sekarang di posisi satu."

Namun, Burhan juga menambahkan bahwa seharusnya tingkat partisipasi pemilih bisa lebih dari 64 persen karena pilihan calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) kali ini ada banyak, yakni enam pasang. "Tingkat partisipasi harusnya lebih besar," ujar pria berkacamata itu.
Share this article :
 
Support : http://mutiara-florist.blogspot.com | www.pendidikanriau.com
Copyright © 2014. ARMEN SAPUTRA, S.Kom - Hak Cipta Dilindungi UU